Bea Cukai Pasar Baru Musnahkan Ribuan Barang Kiriman

Jakarta (13/12/2018) – Bertempat di aula KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru  lantai 3,  Bea Cukai Pasar Baru melakukan pemusnahan ribuan barang kiriman dari luar negeri yang merupakan barang laragan dan/ pembatasan. Barang Milik Negara (BMN) yang dimusnahkan adalah BMN sesuai dengan Keputusan Kepala Kantor KPPBC Tipe Madya Pabean C Kantor Pos Pasar Baru Nomor KEP-141/WBC.08/KPP.MP.03/2018 Tanggal 22 Oktober 2018 tentang Barang yang Menjadi Milik Negara. Barang- barang tersebut ditegah oleh KPPBC Kantor Pos Pasar Baru dengan alasan penegahan sebagai berikut, Barang merupakan lartas kesusilaan atau mengandung unsur pornografi, Barang Kena Cukai (Rokok, Cerutu, Tembakau, dan MMEA) dan Barang yang memerlukan ijin dari instansi terkait (BPOM, Kemendag, Kemenkes, Polri) tetapi penerima barang tidak bisa memenuhi.

 

Pemusnahan ini merupakan hasil sitaan yang dilakukan oleh Seksi P2 selama periode II tahun 2018. Barang Milik Negara yang dimusnahkan ini di dominasi oleh ratusan barang asusila, Kosmetik, Minuman keras hingga cerutu dan part senjata. BMN tersebut telah mendapatkan persetujuan pemusnahan sesuai dengan Surat Persetujuan Pemusnahan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta II Nomor S-321/MK.6/WKN.07/KNL.02/2018 Tanggal 02 November 2018 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara Pada KPPBC Tipe Madya Pabean C Kantor Pos Pasar Baru.

Penegahan yang dilakukan karena barang tersebut merupakan barang larangan/pembatasan dan penerima barang tidak dapat memenuhi izin dari instansi terkait (sebelum dan setelah penerapan kebijakan border dan post border) :

  1. Sextoys dan material terkait pornografi yang melanggar Undang-Undang No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi;
  2. Cerutu, Tembakau, MMEA (Minuman Beralkohol), dan Rokok merupakan pembatasan impor melalui barang kiriman sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.04/2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 182/PMK.04/2016 Tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman;
  3. Obat-obatan, Kosmetik, Vitamin, dan Suplemen tidak memenuhi izin impor obat sesuai dengan Peraturan Badan POM nomor 30 tahun 2017;
  4. Part kendaraan bermotor bekas tidak memenuhi izin impor dari Kementerian Perdagangan nomor 48 tahun 2015 tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor;
  5. Produk tertentu elektronik berupa barang kiriman paling banyak 2 (dua) unit per kiriman dan produk tertentu pakaian jadi berupa barang kiriman paling banyak 10 (sepuluh) pieces per kiriman yang tidak memenuhi izin impor dari Kementerian Perdagangan nomor 87/M-DAG/PER/10/2015 tentang Ketentuan impor Produk Tertentu;
  6. Barang-barang yang diimpor dalam keadaan bukan baru sesuai dengan Pasal 7 ayat (1) Permendag No 48 Tahun 2015 tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor; dan
  7. Part senjata yang memerlukan Ijin Kapolri Sesuai Perkapolri No.8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olahraga.

 

Bea Cukai Pasar Baru sebagai garda terdepan masuknya barang kiriman dari lua negeri terus berupaya meningkatkan pengawasan atas masuknya barang-barang yang dilarang ataupun dibatasi sesui dengan peraturan yang ada.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *